Sora Kang

Gangnam paling dikenal karena menara kaca, butik mewah, dan suasana belanja yang seolah tak pernah melambat. Namun, di antara blok-blok mengilap itu, ada beberapa pasar tradisional yang diam-diam tetap beroperasi selama puluhan tahun, menawarkan ritme yang sama sekali berbeda dengan pelanggan setia lingkungan sekitar, kios makanan sederhana, dan toko-toko yang melayani pelanggan yang sama selama bertahun-tahun. Pasar-pasar ini jarang masuk ke sorotan utama Gangnam, dan justru itulah yang membuatnya layak untuk dicari.
Panduan ini membahas pasar-pasar tradisional di Gangnam yang layak Anda kunjungi, termasuk Yeongdong Traditional Market, Gangnam Market, dan Dogok Market, beserta apa yang bisa dimakan, apa yang bisa dibeli, dan beberapa tips saat berkunjung. Kami juga akan menyinggung tempat menginap di sekitar area ini, karena tempat yang nyaman untuk beristirahat akan memudahkan Anda menikmati sisi Gangnam yang rapi sekaligus sisi lokalnya.
Gangnam-gu secara resmi memiliki lima pasar tradisional, jumlah yang kecil untuk distrik sebesar ini, tetapi masing-masing mempertahankan karakternya sendiri. Yeongdong Traditional Market, Gangnam Market, Dogok Market, Nonhyeon General Market, dan Sinsa Sangga semuanya tumbuh dari kebutuhan lokal sejak tahun 1970-an, ketika Gangnam masih merupakan kawasan permukiman yang sedang berkembang, bukan pusat komersial seperti sekarang.
Yang menghubungkan semuanya adalah kontras yang mereka tawarkan terhadap lingkungan sekitarnya. Sementara jalan-jalan di luar semakin mewah selama beberapa dekade, pasar-pasar ini tetap dekat dengan akar mereka, dengan campuran tempat makan kecil, kios hasil bumi, dan toko yang menjual kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Menjelajahi bahkan salah satunya memberi gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana lingkungan ini benar-benar hidup dari hari ke hari, berdampingan dengan sisi ritelnya yang lebih rapi.
Yeongdong Traditional Market adalah satu-satunya pasar tradisional bergaya gang di Gangnam-gu dan telah beroperasi sejak 1973, dengan sekitar 130 toko yang masih aktif hingga kini. Pasar ini terletak di Gangnam-daero, di antara Stasiun Gangnam dan Stasiun Sinnonhyeon, dan tidak seperti kebanyakan pasar tradisional, jalan utamanya ditetapkan sebagai zona pejalan kaki saja, dengan keranjang belanja disediakan untuk pengunjung, sentuhan kecil namun sangat berguna yang membuat berkeliling jauh lebih tidak berantakan dibanding pasar lain. Distrik ini juga telah berinvestasi dalam modernisasi pasar dalam beberapa tahun terakhir, sesekali mengadakan acara komunitas seperti lomba menyanyi lokal untuk menarik pengunjung muda selain para pelanggan lokal regulernya.
Gangnam Market telah beroperasi di Sinsa-dong sejak 1974, menjadikannya salah satu pasar tradisional yang paling lama berdiri di distrik ini. Dahulu pasar ini memiliki sekitar 200 kios, meski jumlah itu menyusut menjadi sekitar 80 selama bertahun-tahun ketika department store besar dan mart diskon masuk ke blok-blok sekitarnya. Sisa yang ada sangat didominasi tempat makan kecil dan toko kebutuhan harian, sehingga memberi suasana yang lebih tenang dan lebih lokal dibanding kompleks ritel Gangnam yang lebih besar di dekatnya.
Meskipun namanya Dogok Market, pasar ini sebenarnya berada di Yeoksam-dong, hanya satu menit berjalan kaki dari Pintu Keluar 7 Stasiun Hanti, menjadikannya salah satu pasar tradisional yang paling mudah diakses dalam daftar ini. Pasar ini telah berjalan sejak 1970 sebagai pasar bergaya gang yang menghubungkan jalan utama ke kompleks apartemen di dekatnya, dengan toko-toko tersusun di kedua sisi gang. Sekitar 35 toko masih bertahan hingga hari ini, sebagian besar menjual hasil bumi segar, ikan dan makanan laut, serta banchan (lauk Korea) berdasarkan berat, tempat yang bagus jika Anda ingin melihat bagaimana rumah tangga lokal benar-benar berbelanja bahan makanan.

Seperti kebanyakan pasar tradisional di Seoul, kios makanan di pasar-pasar ini cenderung menawarkan makanan kaki lima Korea yang sederhana dan mengenyangkan, bukan sajian yang rumit. Anda bisa menemukan tteokbokki (kue beras pedas tumis), sundae (sosis darah Korea), dan gimbap yang digulung segar sepanjang hari. Hidangan ini murah dan memang dimaksudkan untuk dimakan cepat, sambil berdiri di kios atau duduk di bangku sederhana, yang menjadi bagian dari daya tariknya.
Tips lokal yang berguna: sundaeguk, versi sup dari sundae yang disajikan dengan kaldu dan nasi, biasanya lebih cocok daripada sundae iris biasa jika Anda berkunjung di hari yang lebih dingin. Rasanya lebih mengenyangkan, dan itulah versi yang biasanya pertama kali dipesan oleh pelanggan tetap di bagian Gangnam ini.
Selain kios makanan kaki lima utama, penjual kecil sering menjajakan camilan tradisional seperti hotteok (pancake manis isi) selama bulan-bulan yang lebih dingin, bersama makanan gorengan dan banchan sederhana yang dijual berdasarkan berat. Camilan ini cocok untuk mencicipi beragam rasa tanpa harus memesan makanan lengkap, dan juga mudah dibawa jika Anda ingin membawa sedikit rasa pasar kembali ke tempat menginap Anda.
Karena pasar-pasar ini terutama melayani rumah tangga lokal, Anda juga akan menemukan kios yang menjual sayuran segar, buah-buahan, makanan laut, dan bahan masakan sehari-hari dengan harga yang umumnya lebih rendah daripada supermarket terdekat. Dogok Market khususnya layak dilihat karena kios hasil bumi dan ikannya. Bahkan jika Anda tidak memasak selama perjalanan, berjalan melewati bagian ini memberi gambaran yang jelas tentang seperti apa belanja bahan makanan harian bagi warga Seoul yang tinggal di area Gangnam.
Pasar tradisional seperti ini tidak terutama ditujukan untuk suvenir wisata, tetapi justru itu bagian dari daya tariknya jika Anda mencari sesuatu yang benar-benar lokal, bukan barang produksi massal. Barang rumah tangga kecil, peralatan dapur, dan camilan kemasan yang dijual oleh penjual lama membuat pengalaman belanja di Gangnam terasa lebih membumi daripada berbelanja di toko suvenir biasa.
Di samping kios makanan, Anda akan menemukan toko yang menjual pakaian dasar, barang rumah tangga, dan kebutuhan sehari-hari lainnya yang ditujukan untuk lingkungan sekitar, bukan untuk pengunjung. Menelusuri toko-toko ini menawarkan pandangan yang praktis dan tanpa filter tentang jenis belanja yang sebenarnya dilakukan banyak warga Seoul, kontras yang berguna dibanding pengalaman ritel andalan Gangnam.
Karena perputaran di sini lebih lambat daripada pasar yang lebih ramai, Anda kadang akan menemukan penjual kecil yang menjajakan barang buatan tangan atau barang unik yang tidak akan Anda temukan di toko berantai. Ada baiknya tetap terbuka dan menelusuri dengan santai, karena pasar-pasar ini memberi imbalan pada kesabaran, bukan pada lewat cepat.

Beberapa catatan praktis akan membuat kunjungan Anda lebih lancar:
Setelah pagi yang dihabiskan berjalan di antara kios makanan dan lapak hasil bumi, memiliki tempat nyaman di dekatnya untuk beristirahat benar-benar membuat perbedaan. Properti Travelodge Hotels Asia di Seoul dibangun dengan 3C: Comfort, Convenience, dan Connectivity, memberi Anda basis praktis baik saat menjelajahi pasar tradisional Gangnam maupun sisi ritelnya yang lebih rapi.
Beberapa fitur 8S sangat berguna setelah hari seperti ini. Smart Mart, toko kebutuhan praktis grab-and-go di lokasi, tersedia jika Anda butuh camilan cepat atau lupa membeli sesuatu saat berkeliling pasar. Stream, Wi-Fi berkecepatan tinggi gratis yang tersedia di seluruh hotel, memudahkan Anda mencari resep yang terinspirasi dari apa yang Anda lihat di pasar atau berbagi foto dengan teman di rumah. Dan dengan Service 24/7, bantuan selalu dalam jangkauan, kapan pun hari Anda dimulai atau berakhir.
Untuk basis yang terhubung dengan baik di dekat Gangnam, Travelodge Myeongdong hotel menempatkan Anda dalam jangkauan mudah dari pasar-pasar ini dan beberapa distrik Seoul lainnya yang layak dieksplorasi. Jika Anda bepergian bersama anak-anak, family hotels in Seoul ini layak dilihat karena perpaduan kenyamanan dan kepraktisannya. Dan bagi pelancong yang menginginkan nilai kuat tanpa mengorbankan kualitas, daftar affordable hotels in Seoul ini adalah tempat yang baik untuk memulai.
Siap memesan tempat menginap Anda? Lewati situs pihak ketiga dan pesan langsung melalui Travelodge Hotels Asia website untuk mendapatkan tarif dan ketersediaan yang paling akurat.
Pasar tradisional Gangnam mungkin tidak akan muncul di sebagian besar sorotan utama distrik ini, tetapi justru itulah yang membuatnya layak dikunjungi. Di antara makanan kaki lima sederhana, kios hasil bumi sehari-hari, dan ritme yang lebih lambat, Yeongdong Traditional Market, Gangnam Market, dan Dogok Market masing-masing menawarkan kontras yang membumi terhadap sisi Gangnam yang lebih mengilap, sekaligus gambaran yang lebih lengkap tentang seperti apa lingkungan ini sebenarnya. Gabungkan kunjungan dengan tempat menginap yang nyaman dan berlokasi strategis, dan Anda akan siap menjelajahi kedua sisi Gangnam tanpa kehilangan momentum.
Siap merencanakan perjalanan Anda ke Seoul? Pesan langsung melalui Travelodge Hotels Asia untuk menginap yang dibangun di sekitar comfort, convenience, dan connectivity.
-1.png&w=3840&q=75)
The First and The Largest Travelodge in Gangnam, Seoul, is Coming Soon
