Aiko Sato

Osaka tidak hanya dikenal karena kulinernya yang berani dan penuh rasa—kota ini juga merupakan salah satu objek wisata paling menarik di Jepang. Bagi pelancong Korea dengan waktu terbatas, itinerary Osaka 2 hari ini menawarkan perpaduan sempurna antara makanan lokal dan budaya.
Awali hari Anda di Pasar Kuromon Ichiba, surga kuliner yang ramai tempat warga lokal berbelanja bahan-bahan segar. Cobalah mangkuk seafood, scallop panggang, atau sate daging wagyu—sarapan yang kaya rasa dan lezat bagi para pecinta kuliner sejati. Jika Anda sedang terburu-buru, ambil tamago-yaki (omelet Jepang) atau takoyaki (bola gurita) untuk dimakan sambil berjalan.
Pergilah ke Shinsekai, distrik retro yang penuh karakter dan pesona lokal. Di sini, cicipi kushikatsu, sate goreng terkenal Osaka, di Kushikatsu Daruma. Ingat: jangan mencelupkan saus dua kali! Ini cara yang cepat, seru, dan lezat untuk menikmati makan siang singkat sambil menjelajahi sisi lawas kota.
Pada malam hari, rasakan area paling terkenal di Osaka—Dotonbori. Jalan-jalannya hidup dengan lampu neon dan gerai makanan yang mendesis. Cobalah okonomiyaki (pancake gurih) populer di Mizuno atau Chibo, lalu lanjutkan dengan takoyaki lagi dari favorit lokal. Nikmati makanan Anda di tepi kanal sambil melihat papan Glico yang ikonik—momen yang sempurna untuk foto!
Masih lapar? Akhiri malam Anda dengan mengunjungi Ichiran Ramen atau temukan izakaya (pub Jepang) tersembunyi di dekatnya. Pesan semangkuk ramen panas atau nikmati hidangan kecil dengan segelas plum wine atau highball yang menyegarkan. Ini cara sempurna untuk menutup hari pertama Anda di Osaka.
Mulailah dengan santai lewat brunch di kafe bergaya di Namba atau Uehommachi. Banyak kafe menawarkan menu fusion dan kopi yang sangat baik. Setelah itu, jelajahi pasar kebutuhan sehari-hari lokal atau kunjungi depachika, lantai makanan di department store. Anda akan menemukan camilan lokal, kue-kue, dan bahkan manisan suvenir untuk dibawa pulang.
Untuk makan siang, pergilah ke Distrik Umeda. Cobalah udon ala Osaka, yang lebih ringan dan dibuat dengan dashi Kansai (kaldu), atau nikmati tonkatsu (irisan daging babi) yang renyah. Jangan lewatkan kesempatan mengunjungi kafe dessert yang menyajikan matcha parfait, pancake soufflé Jepang, dan banyak lagi. Lantai makanan bawah tanah Hankyu Umeda wajib dikunjungi para pecinta kuliner.
Pada malam hari, Anda dapat memanjakan diri dengan hidangan mewah. Cobalah kursus kaiseki tradisional atau sushi omakase di restoran kelas atas. Jika Anda lebih suka sesuatu yang lebih sederhana, nikmati hidangan di tempat ramen atau tempura yang diakui Michelin—Anda akan mendapatkan cita rasa yang luar biasa tanpa mengeluarkan terlalu banyak uang. Akhiri perjalanan kuliner Anda dengan hidangan penutup lokal seperti mochi atau es krim melonpan.
Untuk kenyamanan saat menjelajahi Osaka, menginaplah di area seperti Namba atau Umeda, yang menawarkan akses mudah ke makanan, transportasi, dan atraksi wisata utama. Jika Anda berencana memperpanjang perjalanan Anda ke Kyoto, pertimbangkan untuk menginap di Travelodge Honmachi Osaka—hotel yang nyaman dan berlokasi strategis yang menjadi basis yang sangat baik untuk perjalanan sehari ke Kyoto.
Apakah Anda sedang merencanakan rencana perjalanan ke Osaka atau sekadar menjelajah dengan mengikuti selera makan Anda, itinerary 2 hari di Osaka ini memiliki semua yang bisa diharapkan oleh pelancong pencinta kuliner.
Dengan setiap gigitan, Anda akan merasakan energi hangat dan ramah kota ini—bukti bahwa di Osaka, jalan ke hati memang melalui perut.

