Logo Travelodge
Latar belakang hero
Logo Travelodge

Pengaturan

Bagikan artikel

10 Hari Itinerari Musim Gugur di Korea Selatan

Sora Kang

Sora Kang

931
South Korea Itinerary 10 Days Autumn—Seoul to Busan

Korea Selatan menjadi sangat menarik di musim gugur, ketika deretan ginkgo keemasan mencerahkan jalan-jalan kota, daun maple merah membingkai istana-istana bersejarah, dan pegunungan yang berwarna-warni menciptakan latar belakang yang menakjubkan bagi kuil-kuil serta kawasan tradisional. Cuaca yang lebih sejuk juga membuat jalan-jalan wisata terasa lebih nyaman. Bagi wisatawan yang mencari itinerary musim gugur 10 hari di Korea Selatan, rute ini menggabungkan lima hari di Seoul, perjalanan musiman ke Pulau Nami, beberapa hari di Busan, dan perjalanan sehari budaya ke Gyeongju, menawarkan perpaduan seimbang antara sejarah, kehidupan kota, kuliner daerah, pemandangan musim gugur, dan pengalaman pesisir.

Jadi, kapan musim gugur di Korea? Musim ini umumnya berlangsung dari September hingga November, dengan warna daun muncul terlebih dahulu di daerah yang lebih sejuk, lebih tinggi, dan lebih utara sebelum bergerak ke selatan. Karena waktunya bervariasi tergantung cuaca dan ketinggian, wisatawan yang merencanakan perjalanan ke Korea pada musim gugur 2026 sebaiknya memeriksa prakiraan resmi tahunan warna daun mendekati waktu perjalanan mereka. Itinerary ini juga mencakup rencana wisata harian, panduan transportasi, saran packing, dan hotel Travelodge yang berlokasi strategis di Seoul dan Busan.

South Korea Itinerary 10 Days Autumn—Seoul to Busan

Pesan langsung di situs resmi kami dan hemat hingga 45% untuk masa inap hotel berikutnya di seluruh Asia, dengan penawaran hotel di Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Hong Kong, Thailand, dan lainnya. 

Periode Pemesanan: 5 Agustus – 31 Oktober 2026

Periode Menginap: 7 Agustus 2026 – 31 Juli 2027

Durasi Menginap: Minimum 3 malam, Maksimum 7 malam

Harga kamar belum termasuk sarapan

Anggota menikmati cashback hingga 5% setelah check-out!

Jika Anda belum menjadi anggota, daftarkan Travelodge Membership secara gratis untuk membuka tarif Hello Autumn Sale. Gabung Membership dan Hemat 45% Hari Ini

Kapan Sebaiknya Anda Bepergian?

Tidak ada satu minggu pun ketika seluruh negara mencapai puncak warna daun. Seoul mungkin masih memiliki pepohonan hijau sementara wilayah pegunungan sudah mulai berubah, dan destinasi di selatan dapat mempertahankan pemandangan musim gugur setelah daerah yang lebih dingin mulai meranggas.

Musim gugur Korea berlangsung dari September hingga November, dengan suhu rata-rata musiman sekitar 15°C. Namun, rata-rata nasional ini tidak mencerminkan perbedaan yang cukup besar antara sore awal September, pagi November, jalur pegunungan, dan Busan di pesisir.

September—Kondisi Awal Musim Gugur

September menandai transisi dari musim panas Korea yang lembap ke cuaca musim gugur yang lebih sejuk. Awal bulan masih bisa terasa hangat, terutama pada siang hari, tetapi wisata luar ruangan umumnya menjadi lebih nyaman seiring berjalannya bulan.

Sebagian besar pepohonan di Seoul, Gyeongju, dan Busan mungkin masih hijau. Warna-warna awal lebih mungkin muncul di area pegunungan yang lebih sejuk menjelang akhir bulan.

September paling cocok untuk wisatawan yang menghargai:

  • Wisata luar ruangan yang nyaman
  • Jam siang yang lebih panjang
  • Lebih sedikit keramaian puncak warna dedaunan
  • Menjelajahi kota dan atraksi budaya
  • Mendaki tanpa perlu warna musim gugur yang intens

Mereka yang bepergian terutama untuk pemandangan maple merah dan ginkgo emas mungkin akan menemukan Oktober atau awal November lebih memuaskan.

Oktober—Periode Utama Perjalanan Musim Gugur

Oktober adalah bulan perjalanan utama untuk itinerary musim gugur di Korea. Dedaunan pegunungan sering kali mulai terlihat lebih dulu, lalu secara bertahap diikuti area istana, taman kota, kampus universitas, dan jalan-jalan yang dipenuhi pepohonan.

Akhir Oktober sering menawarkan peluang kuat untuk Seoul, Nami Island, dan Gyeongju. Ini juga merupakan salah satu periode tersibuk untuk perjalanan yang berfokus pada dedaunan, terutama pada akhir pekan.

Rencanakan untuk:

  • Kereta antarkota antara Seoul dan Busan
  • Transportasi ke Nami Island
  • Akomodasi akhir pekan
  • Tiket masuk istana atau taman dengan jadwal waktu tertentu
  • Area pendakian populer
  • Tur harian musim gugur yang terorganisasi

Kondisi tahunan tetap bervariasi, jadi prakiraan terbaru harus diprioritaskan dibandingkan tanggal puncak historis.

November—Dedaunan Akhir di Seoul dan Korea Selatan

Awal November masih bisa memuaskan untuk Seoul, Gyeongju, dan Busan. Area istana, taman kota, akses menuju kuil, dan jalan-jalan yang dipenuhi pohon ginkgo mungkin masih menampilkan warna yang kuat bahkan setelah area pegunungan yang lebih tinggi mulai beralih ke musim dingin.

Menjelang akhir November, pagi dan malam menjadi lebih dingin, daun-daun berguguran semakin banyak, dan beberapa pohon mungkin sudah gundul. Periode ini tetap cocok bagi wisatawan yang suka menggabungkan pemandangan musiman dengan kafe, museum, pasar, kawasan perbelanjaan, dan atraksi budaya.

Untuk musim gugur di Korea 2026, buat itinerary tetap fleksibel sampai prakiraan dedaunan tahunan dan laporan cuaca jangka pendek dirilis.

Sekilas Itinerary Musim Gugur Korea Selatan

South Korea Itinerary 10 Days Autumn—Seoul to Busan

Rute ini menggunakan Seoul dan Busan sebagai dua basis akomodasi utama:

  • Hari 1-5: Seoul dan Pulau Nami
  • Hari 6: Perjalanan dari Seoul ke Busan
  • Hari 7-9: Busan dan Gyeongju
  • Hari 10: Wisata terakhir dan keberangkatan

Menggunakan dua basis membatasi pengepakan ulang dan perpindahan hotel yang berulang. Pulau Nami dapat dikunjungi dari Seoul, sementara Gyeongju cocok sebagai perjalanan sehari penuh dari Busan.

Hari 1—Tiba di Seoul dan Jelajahi Myeongdong

Buat hari pertama sengaja ringan. Prosedur bandara, transportasi, pengambilan bagasi, dan check-in hotel mungkin memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan, terutama setelah penerbangan internasional yang panjang.

Setelah tiba di pusat Seoul:

  • Check in atau tinggalkan bagasi di hotel.
  • Berjalan-jalan melalui Myeongdong Shopping Street.
  • Kunjungi Katedral Myeongdong.
  • Berhenti untuk mencoba street food Korea atau makan santai di restoran lokal.
  • Siapkan kartu transportasi dan data seluler.
  • Konfirmasi jam buka istana untuk hari berikutnya.

Myeongdong berguna untuk malam pertama karena restoran, pusat belanja, toko kecantikan, kafe, dan transportasi umum terkonsentrasi di area yang bisa dijelajahi dengan berjalan kaki. Menginap di salah satu hotel yang berlokasi di pusat Seoul juga dapat mengurangi perpindahan selama paruh pertama perjalanan.

Wisatawan yang ingin berbelanja dan makan malam dekat akomodasi mereka dapat membandingkan hotel di Myeongdong.

Hari 2—Jelajahi Istana dan Lingkungan Bersejarah Seoul

Hari kedua memperkenalkan Seoul melalui arsitektur kerajaan, kawasan tradisional, dan distrik budaya di pusat kota.

Istana Gyeongbokgung

Mulailah di Istana Gyeongbokgung, idealnya dekat waktu buka. Halaman istana yang luas, aula kayu berwarna, kolam, atap genteng, dan latar belakang pegunungan menjadi sangat fotogenik terutama saat musim gugur di Korea.

Sisihkan waktu yang cukup untuk menjelajah tanpa terburu-buru. Tergantung pada akses saat ini dan minat pribadi, kunjungan juga dapat mencakup area Museum Rakyat Nasional.

Bukchon dan Insadong

Lanjutkan menuju Bukchon Hanok Village dan Insadong.

Bukchon tetap merupakan kawasan permukiman, jadi berjalanlah dengan tenang, ikuti panduan akses yang tertera, dan hindari menghalangi pintu rumah pribadi. Insadong menyediakan tempat yang nyaman untuk makan siang, kerajinan tradisional, rumah teh, galeri, dan belanja suvenir.

Aliran Cheonggyecheon

Akhiri dengan berjalan santai di sepanjang Cheonggyecheon Stream. Jalur air di pusat kota ini memberikan transisi yang lebih tenang dari wisata siang hari ke jalan-jalan malam Seoul.

Pengingat praktis untuk hari ini meliputi:

  • Periksa jadwal penutupan mingguan istana.
  • Kenakan sepatu yang cocok untuk permukaan batu dan kerikil.
  • Datang lebih awal saat akhir pekan.
  • Sisihkan waktu tambahan untuk fotografi musim gugur.
  • Siapkan museum atau kafe sebagai alternatif saat hujan.

Hari 3—Dedaunan Musim Gugur Seoul dan Namsan

Dedikasikan Hari 3 untuk taman kota, jalanan musiman, dan pemandangan cakrawala.

Seoul Forest

Mulailah di Seoul Forest, di mana jalur yang lebar, area berhutan, halaman rumput, dan pepohonan musiman menciptakan suasana yang lebih santai dibandingkan distrik istana.

Kunjungan pagi dapat mencakup:

  • Berjalan melalui jalur berhutan
  • Memotret pepohonan musim gugur
  • Menyewa sepeda jika tersedia
  • Menikmati piknik
  • Menjelajahi Seongsu di dekatnya setelahnya

Seongsu menawarkan kafe, restoran, butik, dan ruang industri yang telah dialihfungsikan, menjadikannya tempat makan siang yang praktis setelah taman.

Jalan Tembok Batu Istana Deoksugung

Kembali ke pusat Seoul dan berjalanlah di sepanjang Jalan Tembok Batu Istana Deoksugung. Rutenya memadukan tembok istana, pepohonan keemasan, galeri, kafe, dan arsitektur kota dalam distrik pusat yang mudah diakses.

Area istana dapat ditambahkan jika waktu memungkinkan, meskipun wisatawan yang mengikuti itinerary yang lebih santai mungkin lebih memilih untuk fokus pada jalan tembok dan Jeongdong di sekitarnya.

Namsan dan N Seoul Tower

Lanjutkan ke Namsan untuk dedaunan sore hari dan pemandangan kota. Wisatawan yang aktif dapat mengikuti sebagian jalur Namsan Dulle-gil Trail, sementara mereka yang lebih memilih perjalanan yang lebih mudah dapat menggunakan transportasi umum atau kereta gantung.

Akhiri di sekitar N Seoul Tower atau kembali ke Myeongdong untuk makan malam. Wisatawan yang memprioritaskan area ini dapat menjelajahi hotel di dekat N Seoul Tower.

Hari 4—Ikuti Perjalanan Sehari Musim Gugur ke Pulau Nami

Pulau Nami adalah salah satu tambahan paling dikenal dalam itinerary Korea dengan dedaunan musim gugur. Jalur pejalan kakinya, deretan pohon ginkgo, pohon metasequoia, taman, dan lokasi di tepi sungai membuatnya mudah diakses tanpa perlu pendakian gunung.

Pulau ini biasanya dicapai dengan feri dari Gapyeongnaru Pier, sementara zip wire menyediakan opsi kedatangan lain bagi pengunjung yang memenuhi syarat. Interval feri dan jam operasional dapat berubah sesuai musim, cuaca, dan kondisi pengunjung, jadi pastikan untuk mengonfirmasi jadwal terbaru sebelum berangkat.

Cara menuju Pulau Nami

Wisatawan mandiri dapat menggunakan layanan kereta menuju area Gapyeong sebelum melanjutkan ke terminal feri dengan transportasi lokal. Layanan shuttle terorganisir dan tur sehari juga dapat beroperasi dari area pusat Seoul seperti Myeongdong atau Dongdaemun.

Apa pun opsi yang dipilih:

  • Konfirmasikan titik keberangkatan terlebih dahulu.
  • Sisihkan satu hari penuh untuk perjalanan ini.
  • Tiba lebih awal, terutama pada akhir pekan.
  • Periksa informasi feri dan tiket masuk.
  • Simpan detail transportasi pulang secara offline.
  • Kenakan sepatu berjalan yang nyaman.
  • Bawa lapisan pakaian yang sesuai dan perlindungan dari hujan.

Apa yang Dapat Dilakukan di Pulau Nami

Kunjungan santai dapat mencakup:

  • Berjalan di sepanjang jalur ginkgo dan metasequoia
  • Menjelajahi jalur tepi sungai
  • Menyewa sepeda jika tersedia
  • Mengambil foto di sekitar taman
  • Berhenti untuk makan siang atau camilan musiman
  • Menjelajahi pameran dan ruang budaya

Pulau ini cocok untuk pasangan, wisatawan solo, fotografer, dan keluarga. Medannya yang relatif landai mungkin lebih mudah bagi anak-anak dibandingkan jalur pegunungan yang menantang. Keluarga yang mengatur masa tinggal mereka di Seoul juga dapat melihat panduan ini untuk hotel keluarga di Seoul.

Hari 5—Pilih Hari Foliage Seoul yang Fleksibel

South Korea Itinerary 10 Days Autumn—Seoul to Busan

Sisakan satu hari kosong agar itinerary dapat menyesuaikan dengan cuaca dan kondisi foliage terkini.

Opsi 1—Taman Nasional Bukhansan

Pilih Bukhansan untuk hari pegunungan yang lebih aktif dengan pemandangan hutan dan panorama yang lebih luas.

Sebelum mendaki, periksa:

  • Panjang dan tingkat kesulitan jalur
  • Kondisi akses terkini
  • Cuaca dan jarak pandang
  • Waktu matahari terbenam
  • Sepatu yang sesuai
  • Air dan perlengkapan yang diperlukan

Jangan memilih rute hanya berdasarkan foto. Sesuaikan jalur dengan kebugaran, pengalaman, dan waktu siang saat ini.

Opsi 2—Olympic Park

Olympic Park cocok bagi wisatawan yang menginginkan hari luar ruang yang lapang namun tidak terlalu menuntut. Rumputnya, jalur berjalan kaki, pepohonan musiman, dan lanskap terbukanya memberi ruang untuk fotografi tanpa harus berkomitmen pada pendakian gunung.

Opsi 3—Haneul Park

Haneul Park sangat menarik untuk rerumputan perak, pemandangan yang tinggi, langit yang luas, dan pemandangan matahari terbenam. Pengalamannya berbeda dari lokasi yang berfokus pada daun maple, sehingga menjadi tambahan yang berguna untuk itinerary musim gugur yang beragam.

Opsi 4—Pasar, Museum, dan Belanja

Saat hujan atau angin kencang memengaruhi rencana luar ruangan, beralihlah ke:

  • Pasar Gwangjang
  • Dongdaemun Design Plaza
  • Hongdae
  • Myeongdong
  • museum Seoul
  • kawasan kafe
  • pusat perbelanjaan dalam ruangan

Menjaga jadwal yang fleksibel mencegah cuaca buruk mengganggu seluruh rencana perjalanan.

Hari ke-6—Bepergian dari Seoul ke Busan

Naik kereta pagi dari Seoul ke Busan dan pesan tempat duduk sebelumnya untuk akhir pekan yang sibuk atau periode liburan. Layanan KTX menghubungkan Seoul dengan Busan, sementara tiket dapat dipesan melalui situs web resmi Korail atau aplikasi KorailTalk.

Setelah tiba:

  • Pergi ke hotel dan simpan bagasi.
  • Jelajahi Centum City.
  • Kunjungi Busan Museum of Art atau Busan Cinema Center.
  • Lanjutkan ke Haeundae untuk berjalan-jalan di malam hari.
  • Makan malam di sekitar Haeundae atau Centum City.

Menjaga sore hari tetap relatif ringan memberi waktu untuk perjalanan kereta, perpindahan lokal, dan check-in hotel.

Hari ke-7—Jelajahi garis pantai dan kawasan-kawasan Busan

Busan memperkenalkan sisi Korea musim gugur yang berbeda, menggantikan distrik istana Seoul dengan jalur pesisir, kuil tepi laut, pantai, dan pemandangan jembatan di malam hari.

Kuil Haedong Yonggungsa

Mulailah di Haedong Yonggungsa, yang dikenal karena lokasinya di pesisir. Kunjungi lebih awal agar ada cukup waktu untuk tangga, titik pandang, dan transportasi ke tujuan berikutnya.

Haeundae dan Dongbaekseom

Lanjutkan ke Pantai Haeundae dan rute pesisir terdekat seperti Dongbaekseom.

Meskipun musim berenang resmi berakhir sebelum musim gugur, pantai-pantai tetap dapat diakses untuk berjalan-jalan dan bertamasya. Haeundae dan Gwangalli termasuk di antara destinasi pesisir paling menonjol di Busan.

Pantai Gwangalli

Akhiri di Gwangalli untuk makan malam dan pemandangan malam ke arah Jembatan Gwangandaegyo.

Saran praktis untuk hari di pesisir:

  • Periksa kondisi angin dan hujan.
  • Kenakan sepatu dengan daya cengkeram yang andal.
  • Tetap berada di belakang pembatas keselamatan.
  • Sisihkan waktu yang cukup di antara objek wisata Busan bagian timur.
  • Bawa lapisan pakaian tipis yang tahan angin.
  • Rencanakan kunjungan ke Gwangalli saat matahari terbenam atau malam hari.

Hari 8—Lakukan Perjalanan Sehari Musim Gugur ke Gyeongju

Gyeongju menjadi pusat bersejarah dari rencana perjalanan di wilayah selatan. Pernah menjadi ibu kota Kerajaan Silla, kota ini memadukan makam kerajaan, kuil Buddha, observatorium, sisa-sisa istana, kolam, dan jalan-jalan tradisional. Kota ini memiliki beberapa kawasan warisan yang diakui UNESCO dan sering digambarkan sebagai kota sejarah terbuka.

Wisatawan dapat mengikuti tur terorganisasi dari Busan atau bepergian sendiri dengan kereta atau bus antarkota sebelum melanjutkan dengan transportasi lokal.

Rute Gyeongju yang Disarankan

Pilih tiga atau empat lokasi utama daripada mencoba melihat semuanya dalam satu hari:

  • Kuil Bulguksa: Arsitektur Buddha bersejarah yang dikelilingi pemandangan berhutan
  • Kompleks Makam Kuno Daereungwon: Gundukan pemakaman besar era Silla di pusat Gyeongju
  • Hwangnidan-gil: Kafe, restoran, toko, dan arsitektur yang terinspirasi tradisional
  • Cheomseongdae: Salah satu struktur bersejarah paling dikenal di kota ini
  • Istana Donggung dan Kolam Wolji: Sangat atmosferik menjelang malam
  • Danau Bomun: Kemungkinan tambahan ketika transportasi dan waktu siang memungkinkan

VisitKorea memasukkan Bulguksa di antara destinasi daun musim gugur terkemuka di Korea, sementara sumber pariwisata resmi Gyeongju menekankan warisan Silla dan kawasan bersejarah utamanya.

Periksa jam tutup objek wisata sebelum memutuskan untuk tetap tinggal menikmati pemandangan malam. Pelancong mandiri juga harus memastikan koneksi pulang terakhir ke Busan.

Hari 9—Kuil, Pegunungan, dan Pemandangan Akhir Busan

Gunakan hari penuh terakhir sesuai tingkat energi dan cuaca.

Opsi 1—Kuil Beomeosa dan Geumjeongsan

Beomeosa dan Geumjeongsan cocok bagi pelancong yang menginginkan arsitektur kuil, pemandangan hutan, dan pengalaman luar ruang yang lebih aktif.

Visit Busan menyoroti area ini sebagai destinasi daun musiman, dengan warna maple dan ginkgo yang membentang dari pegunungan ke arah kuil. Beomeosa dapat dicapai dengan naik Metro Jalur 1 ke Stasiun Beomeosa, lalu dilanjutkan dengan bus lokal atau taksi.

Opsi 2—Busan Citizens Park dan Seomyeon

Pilih alternatif urban yang lebih mudah ini untuk berjalan-jalan di taman, kafe, restoran, belanja, dan jadwal yang tidak terlalu menuntut fisik.

Opsi 3—Gamcheon Culture Village dan Nampo-dong

Rute ini berfokus pada jalan-jalan berbukit, pasar, makanan lokal, dan pemandangan kota, bukan pada dedaunan yang lebat.

Hari yang memungkinkan mencakup:

  • Desa Budaya Gamcheon
  • Pasar Jagalchi
  • BIFF Square
  • Pasar Gukje
  • Makan malam di Nampo-dong atau Seomyeon

Akhiri malam dengan mengemas barang dan mengonfirmasi transportasi untuk Hari ke-10.

Hari ke-10—Keberangkatan atau Wisata Busan Terakhir

Jadwal akhir sebaiknya sederhana dan bergantung pada waktu keberangkatan.

Aktivitas yang mungkin meliputi:

  • Sarapan dekat hotel
  • Jalan pagi di sekitar Centum City
  • Belanja menit terakhir
  • Kunjungan singkat ke Haeundae
  • Mengambil bagasi
  • Pergi ke Stasiun Busan atau Bandara Internasional Gimhae

Sisakan waktu yang cukup untuk transit lokal, lalu lintas, check-in, prosedur keamanan, dan kemungkinan keterlambatan transportasi.

Cara Menyesuaikan Itinerary Musim Gugur Korea untuk Kondisi Daun

Itinerary musim gugur Korea yang sukses harus merespons kondisi aktual, bukan mengikuti kalender daun yang tetap.

Sesuaikan rute menggunakan prinsip-prinsip berikut:

  • Lebih awal di musim ini: Prioritaskan area pegunungan dan lokasi yang lebih sejuk di bagian utara.
  • Selama periode puncak dedaunan: Fokus pada istana di Seoul, taman, Pulau Nami, dan Gyeongju.
  • Di akhir musim: Alokasikan lebih banyak waktu di luar ruangan untuk Busan dan destinasi selatan lainnya.
  • Setelah hujan deras atau angin kencang: Harapkan daun berguguran lebih cepat dan prioritaskan taman yang terlindung, museum, pasar, dan jalan-jalan kota.
  • Selama akhir pekan yang ramai: Kunjungi lokasi dedaunan lebih awal dan pindahkan waktu berbelanja atau ngopi ke sore hari.
  • Saat jarak pandang buruk: Ganti titik pandang pegunungan dengan area istana atau atraksi budaya.

Anggaplah itinerary sebagai kerangka kerja, bukan jadwal yang kaku. Memindahkan satu hari kegiatan luar ruangan dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman saat cuaca berubah.

Tempat Menginap Selama Bagian Seoul

Memilih hotel di Seoul yang memiliki konektivitas baik dapat mengurangi waktu perjalanan harian dan membuat kunjungan istana pagi atau keberangkatan tur harian lebih mudah diatur.

Travelodge Hotels Asia membangun pengalaman tamunya berdasarkan Comfort, Convenience, dan Connectivity. Posisinya berpusat pada kebutuhan esensial yang nyaman, lokasi kota yang strategis, serta koneksi yang andal melalui transportasi dan Wi‑Fi berkecepatan tinggi gratis. Pengalaman tamu 8S-nya juga mencakup fitur seperti Snooze, Spin, Sweat, Stream, dan Service 24/7, tergantung pada propertinya.

Travelodge Myeongdong Euljiro

South Korea Itinerary 10 Days Autumn—Seoul to Busan

Travelodge Myeongdong Euljiro adalah basis yang nyaman untuk menjelajahi beberapa pemberhentian musim gugur di Seoul pusat yang ditampilkan dalam itinerary ini. Stasiun Euljiro 3-ga berjarak sekitar tiga menit berjalan kaki dari hotel, sehingga memudahkan untuk terhubung ke distrik istana, rute berjalan kaki musiman, dan taman kota.

  • Sekitar 20 menit ke Istana Gyeongbokgung dengan subway, memberikan akses mudah ke salah satu suasana istana Seoul yang paling fotogenik selama musim gugur.
  • Sekitar 15 menit ke Istana Deoksugung dan Stone Wall Road, di mana dedaunan keemasan, dinding bersejarah, dan jalan-jalan di Jeongdong menciptakan suasana berjalan kaki musim gugur yang atmosferik.
  • Sekitar 30 menit ke Seoul Forest dengan subway, sehingga praktis untuk menghabiskan pagi di antara jalur berhutan dan pepohonan musiman sebelum melanjutkan ke Seongsu di dekatnya.
  • Sekitar 20 menit ke Namsan dan area N Seoul Tower, memungkinkan wisatawan menggabungkan dedaunan sore dengan pemandangan kota yang panorama.

Hotel ini juga dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Myeongdong, sehingga mudah untuk kembali makan malam, berbelanja, atau berjalan-jalan pada malam hari setelah seharian penuh berwisata musim gugur. Lihat kamar yang tersedia dan penawaran pemesanan langsung melalui situs web resmi Travelodge Hotels Asia.

Travelodge Myeongdong Namsan

South Korea Itinerary 10 Days Autumn—Seoul to Busan

Travelodge Myeongdong Namsan sangat strategis bagi wisatawan yang mengikuti bagian Myeongdong dan Namsan dari itinerary musim gugur ini. Myeongdong Shopping Street berjarak sekitar 350 meter, sementara Chungmuro Station berjarak sekitar 400 meter dari hotel.

  • Sekitar 15–20 menit ke Namsan dan area N Seoul Tower, sehingga nyaman untuk kombinasi hari ke-3 berupa jalan-jalan di antara dedaunan dan pemandangan cakrawala kota.
  • Sekitar 20 menit ke Istana Deoksugung dan Stone Wall Road, rute musim gugur di pusat kota yang terkenal dengan tembok istana dan lingkungan yang dipenuhi pepohonan.
  • Sekitar 25 menit ke Istana Gyeongbokgung dengan subway, menawarkan akses langsung ke kawasan istana kerajaan yang ditampilkan pada hari ke-2.
  • Sekitar 30 menit ke Seoul Forest dengan subway, di mana jalan-jalan lebar dan pepohonan musiman memberikan kontras yang lebih tenang terhadap pusat Seoul.

Kedekatannya dengan Myeongdong juga sangat cocok untuk Hari 1, memungkinkan para pelancong menjaga malam kedatangan tetap santai dengan pusat perbelanjaan, tempat makan, dan jajanan kaki lima di dekatnya. Pesan langsung melalui situs web resmi Travelodge Hotels Asia saat merencanakan menginap di musim gugur di pusat Seoul.

Travelodge Dongdaemun Seoul

South Korea Itinerary 10 Days Autumn—Seoul to Busan

Travelodge Dongdaemun Seoul menawarkan koneksi yang nyaman ke distrik bersejarah Seoul dan beberapa lokasi luar ruangan musim gugur dalam itinerary. Stasiun Dongdaemun History & Culture Park berjarak sekitar lima menit berjalan kaki.

  • Sekitar 20 menit ke Istana Gyeongbokgung dengan subway, sehingga mudah untuk memulai Hari 2 di antara arsitektur kerajaan dan dedaunan musim gugur.
  • Sekitar 20 menit ke Istana Deoksugung dan Stone Wall Road, pilihan yang praktis untuk menggabungkan pemandangan istana dengan jalan-jalan kota bertema musim.
  • Sekitar 25 menit ke Seoul Forest dengan subway, memberikan akses ke salah satu pemberhentian utama dedaunan pada Hari 3.
  • Sekitar 30 menit ke Namsan dan N Seoul Tower, tempat para pelancong dapat menutup hari dengan pemandangan pepohonan dan panorama Seoul dari ketinggian.
  • Sekitar 20 menit ke Gwangjang Market, menawarkan alternatif dalam ruangan atau berbasis kuliner yang mudah saat cuaca musim gugur berubah hujan.

Area Dongdaemun juga berguna untuk belanja dan makan malam di malam hari setelah berwisata. Pesan langsung melalui platform Travelodge Hotels Asia untuk melihat pilihan kamar terkini dan penawaran pemesanan langsung.

Tempat Menginap di Busan 

Travelodge Suites Busan Centum

South Korea Itinerary 10 Days Autumn—Seoul to Busan

Travelodge Suites Busan Centum menyediakan basis yang nyaman untuk Hari 6–10, terutama bagi wisatawan yang menjelajahi pesisir timur Busan dan melakukan perjalanan sehari ke Gyeongju. Hotel ini terletak di Centum City, dengan Stasiun Centum City dalam jarak berjalan kaki.

  • Sekitar 15-20 menit ke Haeundae dengan kereta bawah tanah, sehingga mudah mencapai pantai dan Dongbaekseom di dekatnya untuk wisata pesisir yang direncanakan pada Hari 7.
  • Sekitar 20-25 menit ke Pantai Gwangalli, di mana kunjungan malam dapat dipadukan dengan pemandangan Jembatan Gwangandaegyo.
  • Sekitar 40-50 menit ke Kuil Haedong Yonggungsa dengan transportasi umum, memberikan akses ke kuil tepi laut yang dramatis yang ditampilkan di awal Hari 7.
  • Sekitar 45-60 menit ke Kuil Beomeosa, salah satu opsi Hari 9 dalam itinerary untuk memadukan arsitektur kuil dengan pemandangan pegunungan musiman.
  • Koneksi yang nyaman menuju Stasiun Busan, sehingga praktis untuk melanjutkan ke Gyeongju untuk perjalanan Hari 8 atau bepergian lanjut di akhir perjalanan.

Menginap di Centum City juga membuat pusat perbelanjaan, tempat makan, dan atraksi dalam ruangan tetap dekat, yang dapat berguna saat cuaca musim gugur berubah. Bandingkan Travelodge Suites Busan Centum dengan hotel-hotel Seoul yang berpartisipasi dan pesan langsung melalui situs web resmi Travelodge Hotels Asia.

Selesaikan Itinerary Korea Selatan 10 Hari Musim Gugur Anda

Itinerary Korea Selatan 10 hari musim gugur dapat menggabungkan istana dan taman di Seoul, pemandangan berderet pepohonan di Nami Island, warisan Silla di Gyeongju, dan garis pantai Busan tanpa memerlukan pergantian hotel terus-menerus. Rute ini menawarkan keseimbangan praktis antara landmark bersejarah, lanskap musiman, lingkungan modern, kuliner lokal, dan waktu untuk bersantai.

Periksa prakiraan cuaca dan dedaunan resmi sebelum berangkat, pesan kereta populer lebih awal, dan sisakan setidaknya satu hari yang fleksibel untuk kondisi yang berubah. Untuk Kenyamanan, Kemudahan, dan Konektivitas sepanjang perjalanan, pesan langsung melalui Travelodge Myeongdong Euljiro, Travelodge Myeongdong Namsan, Travelodge Dongdaemun Seoul, atau Travelodge Suites Busan Centum melalui platform resmi Travelodge Hotels Asia.

Bagi pelancong yang sering bepergian, bergabung dengan program keanggotaan Travelodge menambah nilai ekstra pada setiap masa inap. Anggota dapat menikmati Cashback Credits hingga 5% di seluruh hotel Travelodge, beserta check-in lebih awal dan check-out lebih lambat. Penawaran khusus untuk penghematan tambahan pada masa inap melengkapi program ini, menjadikannya cara mudah untuk mendapatkan lebih banyak dari setiap perjalanan yang dipesan langsung bersama merek ini.

Bagikan artikel