Hana Kaneko

Merencanakan perjalanan pertama Anda ke Jepang? Anda mungkin pernah mendengar bahwa Jepang adalah destinasi yang mahal, tetapi tidak selalu demikian. Dengan sedikit perencanaan, Anda dapat menikmati liburan di Jepang yang terjangkau, baik Anda seorang pelajar, profesional muda, atau pelancong yang berhemat.
Dari kota-kota yang ramai hingga pedesaan yang tenang, Jepang menawarkan berbagai pengalaman. Kunci untuk menikmati Jepang dengan anggaran terbatas adalah mengetahui di mana harus berhemat dan kapan harus berfoya-foya. Panduan ini akan memandu Anda melalui kiat-kiat praktis untuk menghemat uang, termasuk penerbangan, transportasi, makanan, dan akomodasi yang terjangkau—membantu Anda menjelajahi Jepang tanpa menguras kantong.
Salah satu cara terbaik untuk menghemat uang saat bepergian ke Jepang adalah dengan berkunjung di luar musim liburan. Hindari periode puncak seperti liburan sekolah, musim bunga sakura (Maret–April), dan Golden Week (awal Mei).
Sebaliknya, pilih waktu yang lebih tenang seperti akhir Januari hingga Februari, Juni, atau akhir September hingga Oktober. Harga tiket pesawat dan hotel tidak hanya akan lebih murah, tetapi Anda juga akan mengalami lebih sedikit keramaian di tempat wisata populer—ideal bagi mereka yang menginginkan pengalaman yang lebih santai dan autentik.
Festival merupakan daya tarik utama di Jepang, tetapi yang lebih besar dapat menyebabkan harga hotel melambung tinggi. Liburan Tahun Baru dan Obon (pada bulan Agustus) adalah contoh utamanya. Sebaliknya, pertimbangkan untuk mengunjungi festival lokal yang lebih kecil, yang sering kali menawarkan pengalaman budaya yang lebih intim dan biasanya gratis untuk dihadiri. Anda akan merasakan budaya tradisional Jepang tanpa biaya yang sangat mahal atau kerumunan wisatawan.
Untuk mendapatkan penawaran terbaik, pesan tiket pesawat Anda lebih awal—usahakan 2 hingga 3 bulan sebelumnya. Cobalah terbang pada hari kerja (Selasa dan Rabu) dan gunakan situs web perbandingan harga untuk menemukan tarif terbaik.
Jika Anda fleksibel, pertimbangkan untuk terbang ke Osaka atau Nagoya daripada Tokyo. Bandara-bandara ini sering kali menawarkan penerbangan langsung yang lebih murah dan terhubung dengan baik ke kota-kota besar melalui jaringan kereta api Jepang yang efisien.
Sistem transportasi Jepang terkenal dapat diandalkan, tetapi bisa jadi mahal jika Anda tidak berhati-hati. Jika Anda berencana untuk tinggal di satu wilayah saja, pertimbangkan untuk tidak menggunakan Japan Rail Pass nasional. Sebaliknya, pilihlah tiket regional, yang jauh lebih terjangkau. Bus jarak jauh, terutama bus malam, adalah pilihan bagus lainnya, karena dapat menghemat biaya perjalanan dan akomodasi.
Di kota-kota, berjalan kaki atau menyewa sepeda merupakan alternatif yang bagus daripada menggunakan taksi atau kereta bawah tanah, memberi Anda kesempatan untuk menjelajahi lingkungan yang jarang dikunjungi.
Bagi pelancong yang berhemat, mencari akomodasi yang strategis, bersih, dan terjangkau sangatlah penting. Travelodge menawarkan harga yang terjangkau di lokasi-lokasi utama di seluruh Jepang. Baik Anda mengunjungi Osaka, Kyoto, Nagoya, atau bahkan Sapporo, Anda dapat menemukan kamar-kamar yang nyaman dan terjangkau di dekat tempat-tempat wisata utama. Misalnya, Travelodge Osaka Honmachi berlokasi ideal di dekat Dotonbori dan Istana Osaka, sementara Travelodge Kyoto Shijo Kawaramachi dapat ditempuh dengan berjalan kaki sebentar dari situs-situs budaya terkenal.
Jika Anda mencari sesuatu yang lebih unik, pertimbangkan untuk menginap di penginapan tradisional Jepang (ryokan) atau wisma keluarga (minshuku), terutama di daerah pedesaan. Wisma-wisma ini memberikan pengalaman budaya yang lebih mendalam dan sering kali sudah termasuk makanan dalam harga.
Bagi mereka yang menginap selama seminggu atau lebih, menyewa apartemen melalui Airbnb bisa menjadi cara yang bagus untuk menghemat uang. Pilih tempat yang dekat dengan stasiun kereta untuk menambah kenyamanan dan menghemat biaya transportasi.
Makanan Jepang bisa lezat dan terjangkau. Cobalah kedai ramen, donburi (mangkuk nasi), dan rumah kari—Anda akan mendapatkan makanan lezat dengan harga kurang dari ¥1.000. Jangan lewatkan sushi yang dijual di ban berjalan (kaiten-zushi) untuk menikmati sushi segar dan murah. Toserba sering kali memiliki ruang makan bawah tanah (depachika) dengan makanan siap saji yang lezat dengan harga diskon setelah pukul 7 malam.
Di Jepang, minimarket (seperti 7-Eleven, FamilyMart, dan Lawson) adalah penyelamat bagi para pelancong dengan anggaran terbatas. Anda dapat menikmati makanan cepat saji yang mengenyangkan—seperti onigiri (bola nasi), sandwich, dan bahkan makanan hangat—dengan harga mulai dari ¥200-¥300. Supermarket juga menawarkan kotak bento dengan potongan harga di malam hari, yang sangat cocok untuk piknik di taman.
Jepang penuh dengan pengalaman budaya gratis. Kunjungi taman umum, kuil, dan kebun, terutama di Kyoto atau Nara. Banyak museum yang menyediakan tiket masuk gratis, dan kota-kota seperti Tokyo menawarkan dek observasi gratis dengan pemandangan yang menakjubkan.
Pilihan bagus lainnya adalah mengikuti tur jalan kaki gratis, atau sekadar berjalan-jalan di lingkungan seperti Harajuku, Shimokitazawa, atau Gion di Kyoto, tempat Anda dapat menikmati suasana dan budaya lokal.
Untuk menghemat biaya masuk, carilah tiket masuk kota, yang menggabungkan beberapa objek wisata dan transportasi dengan satu harga murah. Aplikasi dan situs web sering menawarkan kupon untuk makanan, museum, dan belanja, jadi perhatikan baik-baik kupon tersebut. Dan jangan lupa bahwa department store besar menawarkan belanja bebas pajak untuk pengunjung asing, pastikan untuk membawa paspor Anda.
Jika ini perjalanan pertama Anda, berikut adalah rencana sederhana selama satu minggu:
Akomodasi: Pilihlah penginapan murah seperti hotel Travelodge untuk merasakan suasana yang lebih lokal. Gunakan kereta api regional atau bus malam untuk menghemat biaya transportasi.
Dengan tips ini, Anda akan dapat menikmati Jepang tanpa menghabiskan anggaran Anda, sembari menikmati yang terbaik yang ditawarkan negara ini.

