Rayakan Seollal di Korea: Destinasi Terbaik untuk Wisatawan Jepang di Tahun 2026

Diposkan oleh: tlablog
Kategori: Inspirasi Perjalanan
Young Asian women dressed in traditional Korean hanbok at Gwanghwamun Square

Seollal, sang Tahun Baru Imlek Korea, adalah salah satu hari libur yang paling berharga di Korea Selatan.

Keluarga berkumpul untuk menghormati leluhur mereka, berbagi makanan meriah, dan menyambut tahun baru dengan harapan dan kehangatan. Bagi para pelancong, ini adalah waktu ketika negara tersebut memiliki pesona khusus: jalanan yang lebih tenang, penduduk setempat yang mengenakan hanbok berwarna-warni, serta permainan tradisional dan acara budaya yang menghidupkan alun-alun kota.

Dalam beberapa tahun terakhir, wisatawan Jepang semakin menyukai mengunjungi Korea selama Seollal, tertarik oleh kesamaan kecintaan pada tradisi Tahun Baru. Selain itu, perjalanan ke Korea hanya berjarak dua jam dari Tokyo atau Osaka, menjadikan Korea pilihan liburan yang mudah dan menyenangkan.

Panduan ini memperkenalkan Anda ke tempat-tempat terbaik untuk menikmati Seollal. Anda juga akan menemukan tips perjalanan dan rekomendasi hotel di Seoul dengan lokasi yang strategis, memastikan perjalanan Anda lancar dan berkesan.

Poin-Poin Penting

🎑 Seollal 2026 menawarkan kesempatan unik bagi wisatawan Jepang untuk merasakan kehangatan Korea., warisan budaya, dan tradisi perayaan dari dekat.

👨🏻‍👩🏻‍👦🏻‍👦🏻 Sebelum Seollal, warga setempat akan pulang ke keluarga mereka. Jadi, perkirakan transportasi umum akan penuh sesak. Rencanakan perjalanan Anda dengan mempertimbangkan lonjakan jumlah penumpang ini.

🍡 Nantikan hidangan Seollal yang lezat seperti tteokguk Dan Jeon, bersama dengan ritual keluarga, permainan tradisional, dan kunjungan ke kuil-kuil di seluruh negeri.

📋 Rencanakan sebelumnya. Beberapa toko dan restoran tutup selama liburan., Namun, objek wisata utama tetap buka untuk pengunjung.

🏨 Untuk kenyamanan, aksesibilitas, dan lokasi sempurna di jantung keseruan, menginaplah di Travelodge Myeongdong Euljiro atau Hotel Travelodge Dongdaemun. Keduanya merupakan lokasi ideal untuk menjelajahi Seoul selama Seollal.

Apa Itu Seollal dan Bagaimana Perayaannya di Korea?

Changing of the guard ceremony at Gyeongbokgung palace, a cultural event during Seollal and many palace events

Seollal menandai hari pertama kalender lunar Korea, biasanya jatuh pada akhir Januari atau awal Februari.

🎏 Ini adalah liburan tiga hari yang dipenuhi dengan reuni keluarga, ritual leluhur (charye), permainan tradisional seperti yutnori, serta pertunjukan dan acara budaya.

🍲 Makanan memainkan peran sentral selama Seollal. Keluarga makan bersama tteokguk (sup kue beras), hidangan hangat dan menenangkan yang dipercaya membawa keberuntungan dan menandai bertambahnya usia.

🥟 Anda juga akan menemukan jeon (pancake gurih), pangsit, dan kue beras manis di pasar dan restoran di seluruh negeri.

🏯 Pengunjung dapat mengamati adat istiadat Seollal di tempat-tempat bersejarah seperti Istana Gyeongbokgung dan Desa Rakyat Korea, di antara banyak tempat tradisional lainnya.

🛖 Wisatawan juga dapat mengikuti pengalaman langsung di Desa Hanok Namsangol di Seoul. Bahkan kota-kota kecil pun menyelenggarakan permainan komunitas, pertunjukan rakyat, dan acara kaligrafi.

Seollal bukan hanya hari libur nasional. Ini adalah jendela menuju inti kehidupan keluarga dan tradisi Korea.

Mengapa Mengunjungi Korea Selama Seollal 2026?

Bagi wisatawan Jepang, Seollal menawarkan pengalaman yang terasa familiar sekaligus menyegarkan. Seperti halnya di Jepang... Shogatsu, Seollal di Korea, sebuah perayaan Tahun Baru Gregorian yang berpusat pada keluarga dan refleksi, juga merupakan tradisi yang serupa.

Kedua acara ini berakar pada keluarga, menyambut keberuntungan Tahun Baru, dan berlangsung selama tiga hari.

Selain itu, Seollal menarik minat wisatawan Jepang dan internasional melalui:

🍃 Selama Seollal, jalanan terasa tenang, udaranya segar, dan orang-orangnya ramah dan hangat. Musim dingin di Seoul pada bulan Februari cukup nyaman untuk berjalan-jalan di kota, namun juga cukup sejuk untuk bersantap di dalam ruangan yang nyaman.

🌆 Kota-kota menjadi lebih tenang dan terbuka selama Seollal, ideal untuk berjalan-jalan dan berwisata.. Seollal adalah waktu ketika warga Korea pulang kampung menemui keluarga mereka. Oleh karena itu, wisatawan Jepang mungkin ingin memanfaatkan jumlah pengunjung yang lebih sedikit.

🪅 Seollal adalah cara yang sangat baik untuk merasakan budaya Korea. Hal ini memberikan apresiasi yang lebih mendalam terhadap warisan budaya negara yang kaya melalui pengalaman dan pertunjukan.

Selain itu, kota-kota di Korea sangat mudah diakses. Setiap destinasi dan objek wisata hanya berjarak beberapa langkah dari stasiun kereta bawah tanah. Anda pasti akan menemukan hotel Korea yang berlokasi dekat stasiun kereta bawah tanah, seperti Myeongdong atau Dongdaemun, yang menawarkan akses mudah ke landmark, restoran, dan tempat belanja.

Destinasi Terbaik untuk Menikmati Seollal di Tahun 2026

Seoul: Tradisi Bertemu Perayaan Modern

Long exposure shot of Dongdaemun Palace against the urban backdrop of Seoul

Seoul adalah pusat perayaan Seollal, tempat adat istiadat kuno bertemu dengan kehidupan kota modern.

Ketika warga lokal meninggalkan kota metropolitan untuk mengunjungi keluarga mereka, Seoul menjadi lebih terbuka dan damai. Anda dapat mengamati Seollal di Seoul dengan cara:

🏯 Mulailah kunjungan Anda di Istana Gyeongbokgung, Di sana Anda akan melihat penduduk setempat mengenakan hanbok melakukan upacara adat.

🏯 Selain itu, jangan lupa mampir juga Istana Changdeokgung, Istana Changgyeonggung, Istana Deoksugung, dan Kuil Jongmyo. Tempat-tempat bersejarah ini juga akan memiliki bagian perayaan tersendiri.

👘 Masuk ke istana dan kuil yang disebutkan di atas gratis bagi mereka yang mengenakan Hanbok (pakaian tradisional Korea). Hal ini memastikan suasana budaya Korea yang meriah dan menjaga agar acara-acara ini tetap berakar dan sakral.

🛖 Berjalan-jalan Desa Bukchon Hanok Dan Insadong, tempat kerajinan tradisional dan kedai teh mencerminkan pesona abadi Korea.

🎏 Kunjungi Desa Rakyat Korea untuk melihat sekilas suasana mengharukan tentang bagaimana orang Korea dahulu merayakan Seollal, dengan para petani, pengrajin, dan keluarga berkumpul untuk menikmati musik rakyat, pertunjukan berjalan di atas tali, dan permainan bersama.

🛍️ Kunjungi Myeongdong, Hanya dengan berjalan kaki singkat dari stasiun kereta bawah tanah Myeongdong, Anda dapat langsung merasakan jantung kawasan perbelanjaan Korea.

🎎 Jangan lewatkan Museum Rakyat Nasional Korea, yang setiap tahunnya menyelenggarakan permainan Seollal dan pertunjukan rakyat. Pameran interaktifnya juga memberikan pengalaman budaya dan memperkaya wawasan.

Menginap di Dongdaemun menempatkan Anda tepat di pusat keramaian, dengan akses langsung ke semua yang ditawarkan Seoul. Selama Seollal, Anda dapat dengan mudah menemukan hotel di Dongdaemun yang memiliki kamar kosong.

Untuk akomodasi, Travelodge Myeongdong Euljiro Dan Travelodge Dongdaemun adalah pilihan yang sangat baik. Kedua hotel tersebut berada dalam jarak berjalan kaki dari atraksi utama dan jalur kereta bawah tanah, sehingga memudahkan untuk menjelajahi Seoul.

Kamar-kamar pribadi, desain interior modern, dan staf yang ramah memastikan pengalaman menginap yang menyenangkan. Para tamu menghargai pusat kebugaran hotel, WiFi gratis, dan akomodasi mewah. Semua itu dengan harga yang terjangkau.

Busan: Pemandangan Pesisir dan Adat Istiadat Lokal

A wide shot of Busan's coastal line with a towering urban backdrop behind

Jika Anda lebih menyukai semilir angin laut, pergilah ke selatan menuju Busan. Kota pesisir ini menawarkan suasana tenang untuk merayakan Seollal.

🏖️ Warga setempat menyambut tahun baru dengan menyaksikan matahari terbit di atas Pantai Haeundae. Para pengunjung bergabung dalam pertemuan pagi-pagi sekali, memanjatkan harapan untuk keberuntungan saat cahaya pertama menyinari ombak.

🔥 Pantai Haeundae juga menjadi tempat penyelenggaraan acara. Jeongwol Daeboruem, Ritual pembakaran daljib (tiang kayu) yang dipercaya dapat menangkal nasib buruk dan mendatangkan kemakmuran.

⛩️ Jelajahi Kuil Beomeosa, Sebuah tempat peristirahatan yang damai yang terletak di pegunungan. Suasananya yang tenang, aula kayu yang berwarna-warni, dan ukiran yang rumit mencerminkan seni Korea kuno.

⛩️ Kunjungi Kuil Haedong Yonggungsa. Kuil ini terletak di sepanjang tebing berbatu yang menghadap ke laut. Tempat suci tepi laut ini menawarkan pemandangan laut yang menakjubkan, terutama indah saat matahari terbit.

🏖️ Ambil jalan-jalan indah bersama Pantai Gwangalli. Di sini, pantai berpasir berpadu kontras dengan arsitektur perkotaan, menciptakan tempat liburan yang indah. Selama Seollal, pantai ini menjadi tempat yang ramai. pertunjukan drone yang memukau untuk menyambut tahun baru Imlek.

Anda akan menemukan banyak wisma dan hotel di dekat pantai, banyak di antaranya memiliki kamar yang luas, kamar mandi pribadi, dan pilihan sarapan yang layak.

Kami merekomendasikan untuk menginap di Travelodge Suites Busan Centum, sebuah hotel yang nyaman dan berjarak dekat dengan Pantai Haeundae serta restoran-restoran yang ramai.

Jeonju: Jantung Tradisi Korea

Bagi mereka yang tertarik pada warisan budaya, Desa Hanok Jeonju adalah tempat yang wajib dikunjungi.

Dikenal sebagai ibu kota budaya Korea, pengunjung dapat berjalan-jalan di sepanjang jalan berbatu yang dipenuhi lebih dari 700 rumah kayu tradisional hanok untuk merasakan keanggunan budaya Korea. Jeonju juga menawarkan pengalaman mendalam tentang warisan Korea melalui kerajinan tradisional, kedai teh, dan museum rakyatnya.

Desa ini menjadi hidup, terutama di malam hari ketika lampion-lampion bersinar lembut di atas atap rumah. Ini adalah lokasi yang sangat baik bagi para pelancong yang mencari koneksi lebih dalam dengan adat istiadat Korea dan kehidupan lokal.

Gyeongju: Ibu Kota Kuno Korea

Dulunya merupakan ibu kota Kerajaan Silla, Gyeongju merupakan rumah bagi sejumlah situs Warisan Dunia UNESCO, termasuk Kuil Bulguksa Dan Gua Seokguram.

Selama Seollal, tempat-tempat ini menjadi semakin damai, suasana ideal untuk refleksi dan jalan-jalan santai.

Di seluruh Gyeongju terdapat makam kerajaan kuno, pagoda, dan reruntuhan istana yang menceritakan kisah zaman keemasan Korea. Pengunjung dapat berjalan-jalan di taman-taman yang tenang, seperti Taman Tumuli, dan mengagumi pantulan dari Kolam Anapji.

Para pencinta sejarah akan menikmati menjelajahi makam kuno, pagoda, dan museum. Ini adalah kota yang memberikan wisatawan sekilas gambaran tentang berabad-abad yang lalu.

Tips Wisata untuk Pengunjung Seollal

Rencanakan terlebih dahulu

Warga Korea pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga selama Seollal, jadi perkirakan transportasi umum akan penuh sesak. Namun, begitu kemacetan mereda, kota-kota di Korea menjadi tenang dan damai.

Rencanakan perjalanan Anda jauh-jauh hari untuk menghindari kesulitan transportasi.

Untuk akses mudah ke tempat wisata, menginaplah di Myeongdong, Jung-gu, atau Dongdaemun, di mana sebagian besar hotel berada dalam jarak berjalan kaki yang singkat dari stasiun-stasiun utama.

Selain itu, pastikan untuk memesan jauh-jauh hari. Hindari biaya tambahan akomodasi dengan memesan hotel 2-3 bulan sebelumnya.

Gunakan transportasi umum

Kartu T-money dapat digunakan untuk transportasi kereta bawah tanah, bus, dan transfer bandara, sehingga memudahkan perjalanan di sekitar kota.

Jaringan kereta bawah tanah Korea membuat seluruh negeri sangat mudah diakses. Banyak pusat komersial dan tempat wisata berada dalam jarak yang mudah dijangkau dari stasiun kereta bawah tanah.

Manfaatkan transportasi umum Korea sebaik-baiknya. Tersesat di lorong-lorong kota juga bisa menjadi pengalaman luar negeri yang cukup menarik.

Pelajari salam sederhana

Mengatakan “Saehae bok mani badeuseyo!” (Selamat Tahun Baru!) akan membuat Anda tersenyum. Meskipun, sebagai pengunjung, penduduk setempat tidak akan mengharapkan Anda menundukkan kepala hingga menyentuh lantai, kecuali Anda adalah anggota keluarga.

Berpakaianlah hangat

Suhu turun di malam hari, jadi pastikan Anda membawa mantel, syal, dan sepatu jalan yang nyaman.

Selain itu, bersikaplah sesuai dengan budaya setempat, terutama pada masa seperti Seollal. TIDAK PERNAH memakai Hanbok dengan celana jeans, karena hal ini bisa dianggap tidak sopan oleh penduduk setempat.

Jaga sopan santunmu

Jadilah turis yang penuh hormat. Kuil bukan hanya objek wisata; kuil adalah kenang-kenangan budaya dan sejarah abadi bagi masyarakat Korea.

Mengganggu kuil-kuil dan kawasan warisan budaya ini berarti menginjak-injak sambutan hangat yang telah diberikan Korea.

Tempat Menginap: Akomodasi Nyaman untuk Perjalanan Anda ke Seollal

The towering Travelodge Myeongdong Euljiro building, with its logo prominently featured

Jika Anda mencari akomodasi yang andal dan nyaman di Seoul, Travelodge Hotels Asia Menawarkan nilai yang sangat baik. Dengan lokasi yang nyaman, fasilitas modern, dan suasana yang ramah, hotel-hotel ini sangat cocok untuk wisatawan Jepang yang menjelajah selama Seollal.

🏨 Travelodge Myeongdong Euljiro – Berjarak hanya beberapa langkah dari Stasiun Myeongdong, dikelilingi oleh restoran, kedai kopi, dan butik. Kamar-kamarnya nyaman namun luas, dilengkapi dengan kamar mandi pribadi, pusat bisnis, dan pilihan sarapan yang baik.

🏨 Travelodge Myeongdong Namsan  – Hotel nyaman ini terletak dalam jarak berjalan kaki dari Changdeokgung dan Istana Gyeongbokgung, serta aliran Cheonggyecheon yang tenang.

🏨 Travelodge Dongdaemun – Terletak dekat Jongno-gu dan Dongdaemun Design Plaza, hotel ini cocok bagi mereka yang tertarik dengan budaya, desain, dan belanja. Para tamu menghargai staf yang ramah, kamar yang bersih, dan proses check-in yang mudah.

Kedua hotel tersebut dapat diakses melalui rute bus Bandara Incheon dan dekat dengan jalur kereta bawah tanah, menjadikannya lokasi yang sempurna untuk menikmati atraksi dan warisan budaya Seoul.

Rayakan Tahun Baru Imlek dengan Cara Korea

Seollal 2026 (16 hingga 18 Februari) adalah kesempatan Anda untuk memulai tahun dengan merasakan kehangatan dan budaya Korea. Dari kunjungan ke kuil di Gyeongju hingga pertunjukan meriah di Seoul, setiap sudut negeri ini menceritakan kisah tentang keluarga, rasa syukur, dan awal yang baru.

Dengan penerbangan singkat dari Jepang dan hotel-hotel di Seoul yang nyaman, perjalanan Anda dapat berjalan lancar sekaligus kaya akan pengalaman budaya.

Lakukan check-in lebih awal, nikmati sarapan yang lezat, dan mulailah menjelajahi perayaan paling bermakna di Korea.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah tempat wisata buka selama Seollal?

Sebagian besar tempat wisata utama seperti istana, museum, dan taman tetap buka, meskipun beberapa toko kecil mungkin tutup selama satu atau dua hari.

Makanan tradisional apa yang harus saya coba selama Seollal?

Cobalah tteokguk (sup kue beras), jeon (pancake), dan galbijjim (iga sapi rebus). Banyak restoran di Seoul dan Jeonju menawarkan menu liburan.

Apakah mudah menemukan hotel di Seoul selama Seollal?

Ya, karena warga lokal Korea biasanya bersama keluarga mereka selama musim ini. Meskipun demikian, kami tetap menyarankan untuk memesan 2-3 bulan sebelumnya agar mendapatkan kamar dan harga terbaik.

Daerah mana yang lebih baik untuk menginap, Dongdaemun atau Myeongdong?

Keduanya sangat bagus. Myeongdong menawarkan tempat berbelanja dan bersantap, sementara Dongdaemun sangat cocok untuk pasar malam dan situs budaya.

Apakah Travelodge Hotels Asia mendukung bahasa Jepang?

Ya, banyak staf hotel yang dapat membantu wisatawan Jepang, dan Travelodge Hotels Asia menyediakan layanan yang ramah pengguna untuk membuat masa inap Anda nyaman dan praktis.

tlablog